Rabu, 17 November 2010

Sosiologi dan Antropologi sebagai Ilmu Tentang Perilaku Sosial dalam Masyarakat


Ilmu pengetahuan : pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pikiran sehingga dapat diuji dan diperoleh melalui penelitian ilmiah

A.   Konsep – Konsep Dasar dan Metode – Metode Sosiologi dan Antropologi
1.  Konsep dasar sosiologi
§  Pengertian sosiologi
Auguste Comte disebut “Bapak Sosiologi
Socius” (Latin) artinya teman, sedangkan “lagos” (Yunani) artinya pembicaraan
Sosiologi : ilmu yang membahas tentang hubungan antar manusia dalam hidup bermasyarakat

§  Sifat dan hakikat sosiologi
1)   Rumpun ilmu sosial yang bersangkut paut dengan gejala – gejala kemasyarakatan
             2)   Kategoris : membahas apa yang terjadi, bukan apa yang seharusnya terjadi
3)   Ilmu pengetahuan yang murni
4)   Abstrak : memperhatikan pola dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.
5)   Meneliti yang menjadi prinsip umum dari interaksi antarmanusia dan perihal sifat, hakikat, isi, dan struktur masyarakat
            6)   Rasional, terkait dengan metode yang dipergunakannya.
7)   Ilmu pengetahuan yang umum Ø mengamati dan mempelajari gejala – gejala umum
8)   Interdisipliner : tidak dapat berdiri sendiri tanpa ilmu lain

§  Ciri – ciri sosiologi  (Harry M. Johnson)
            1)  Empiris : didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif
2)  Teoritis : tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat
3)  Kumulatif : dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada kemudian diperbaiki dan diperluas
4)  Nonetis : menjelaskan fakta secara analistis

§  Objek studi sosiologi
1)     Hubungan timbal balik antara manusia satu dengan manusia lain
2)    Hubungan antara individu dengan kelompok
3)    Hubungan antara kelompok satu dengan kelompok lain
4)    Sifat – sifat dari kelompok sosial yang beraneka macam coraknya

§  Ruang lingkup sosiologi
1)     Kedudukan dan peran sosial individu
2)    Nilai – nilai dan norma – norma sosial
3)    Masyarakat dan kebudayaan
4)    Perubahan sosial budaya
5)    Masalah – masalah sosial budaya

§  Metode sosiologi
     Abu Ahmadi
1)     Historical method : cara penelusuran yang telah lampau
2)    Comparative method  : membandingkan satu dengan yang lain
3)    Statiscal method  : mengukur gejala sosial yang tampak secara kumulatif
4)    Case study method / survei : menyelidiki peristiwa yang terjadi
Paul B. Horton & Chester L. Hunt
1)      Cross sectional : meliputi suatu daerah pengamatan yang luas dalam jangka waktu tertentu
2)     Longitudinal : berlangsung sepanjang waktu yang menggambarkan suatu kecenderungan
3)     Ex post facto : bersifat retrospektif, yaitu studi yang berlangsung sepanjang waktu, namun bekerja mundur dengan mempergunakan data yang telah dicatat
4)     Eksperimen laboratorium :  menggunakan orang untuk diteliti
5)     Eksperimen lapangan : risetnya dilakukan di luar laboratorium
6)     Penelitian pengamatan : mengamati terjadinya sesuatu terjadi tanpa dibuat – buat.

§  Peran dan manfaat sosiologi
1)     Pembangunan
2)    Pemecahan masalah sosial, dengan pendekatan preventif atau represif
3)    Perencanaan sosial, yaitu :
a)     Lebih mudah dalam menyusun dan memasyarakatkan perencanaan sosial
b)    Perencanaan ke depan yang disusun atas dasar kenyataan yang faktual dalam masyarakat oleh sosiologi relatif bisa dipercaya
c)     Sosiologi memiliki disiplin ilmiah yang didasarkan atas objektivitas.
d)    Dapat mengetahui tingkat ketertinggalan dan kemajuan masyarakat dilihat dari sudut kebudayaan

§  Hubungan sosiologi dengan ilmu lainnya
1)     Hubungan sosiologi & antropologi : masyarakat dan kebudayaan
2)    Hubungan sosiologi & sejarah : memperhatikan masa lampau
3)    Hubungan sosiologi & ilmu politik : pola umum dalam masyarakat
4)    Hubungan sosiologi & ilmu ekonomi : pemenuhan dan kegiatan ekonomi masyarakat
5)    Hubungan sosiologi & psikologi : menguraikan gejala sosial kebudayaan dari sudut psikologis

2.  Konsep dasar antropologi
§  Pengertian
Antropos (Yunani) artinya manusia dan logos artinya ilmu pengetahuan
Antropologi : ilmu tentang manusia, ilmu yang meneliti tentang manusia dan kebudayaannya

§  Objek studi antropologi
1)      Sejarah terjadi dan perkembangan manusia sebagai makhluk biologis
2)     Sejarah terjadinya aneka warna manusia berdasarkan ciri - ciri tubuh
3)     Persebaran dan terjadinya keragaman bahasa yang diucapkan manusia
4)     Perkembangan, persebaran, dan terjadinya aneka warna kebudayaan manusia
5)     Dasar – dasar dan keragaman kebudayaan dalam kehidupan masyarakat dan suku bangsa

§  Cabang antropologi
1)     Antropologi fisik (Ragawi)
a)   Paleoantropologi : asal usul manusia menggunakan fosil  sebagai objek penelitiannya
b)  Somatologi : variasi atau keanekaragaman ras manusia melalui ciri tubuh
2)    Antropologi budaya
a)     Prehistori (Arkeologi) : sejarah perkembangan dan persebaran manusia di muka bumi pada zaman sebelum manusia mengenal tulisan, menggunakan artefak
b)    Etnologi : mempelajari kebudayaan dalam masyarakat. Objeknya yaitu :
(1)   Mempelajari pola kelakuan masyarakat serta perbedaan pola tersebut sekarang
(2)  Mempelajari dinamika kebudayaan
c)   Etnolinguistik : aneka warna bahasa yang diucapkan manusia di dunia

§  Metode antropologi
1)     Pengamatan : memperoleh gambaran mengenai pola budaya yang tidak dapat diutarakan dengan kata – kata
2)    Wawancara : menggali keterangan mengenai cara berlaku yang telah menjadi kebiasaan
3)    Studi pustaka (library research) : mengumpulkan berbagai data tertulis
.
§  Perbedaan sosiologi dan antropologi
Antropologi menitikberatkan pada aneka ragam ras, bangsa, dan suku bangsa, ciri jasmaniah, serta aneka warna bahasa dan kebudayaan yang dihasilkan manusia di seluruh dunia.
Sosiologi mempelajari tingkah laku manusia baik secara individu maupun kelompok, struktur dan proses sosial, serta perubahan – perubahan yang terjadi di dalamnya

 B.    Konsep – Konsep Tentang Realitas Sosial Budaya
a.     Keluarga : unit sosial yang terdiri dari suami, istri, dan anak
b.     Kekerabatan : unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan
c.     Perkumpulan/asosiasi : kesatuan sosial yang dilandasi oleh adanya kesamaan kepentingan
d.     Ketetanggaan : kesatuan sosial yang tempat tinggalnya berdekatan
e.     Pertemanan dan persahabatan : orang – orang yang berhubungan relatif akrab satu sama lain atas dasar seringnya bertemu, kesamaan minat, perhatian dan kepentingan, bukan atas dasar hubungan darah, ketetanggaan, dan cinta asmara.
f.     Saingan dan lawan : saingan : orang atau sekelompok orang yang terlibat dalam perebutan sesuatu yang jumlahnya terbatas, tanpa disertai upaya menjatuhkan. Lawan atau musuh : orang atau sekelompok orang yang terlibat dalam benturan yang disertai usaha saling menjatuhkan atau mencelakakan
g.     Komuniti : kesatuan sosial yang didasari oleh lokalitas serta memiliki kepribadian khas
h.     Masyarakat
i.      Suku bangsa
j.      Bangsa dan negara : bangsa : kelompok yang heterogen tetapi mempunyai kehendak yang sama negara : suatu kesatuan wilayah tertentu yang didiami oleh suatu bangsa yang sudah mempunyai sistem pemerintahan yang berdaulat penuh
k.     Badan Internasional : wadah kerjasama berbagai negara pada aspek – aspek tertentu
l.      Ras
m.    Struktur dan sistem sosial budaya[1]  : sistem sosial : cara suatu masyarakat ditata atau diatur struktur sosial : komponen struktural yang berhubungan satu sama lain dalam satu kesatuan
n.     Status dan peran
o.     Stratifikasi sosial
p.     Institusi sosial / lembaga




[1] Unsur – unsur sistem sosial :   
1.  Kepercayaan                  
2.  Perasaan                       
3.  Tujuan                           
4.  Kedudukan dan Peran
5.  Kaidah/norma           
6.  Tingkat/pangkat               
7.  Kekuasaan 
8.  Pengetahuan 
9.  Fasilitas        
10. Tekanan peranan

Unsur – unsur struktur sosial :
1. Kelompok sosial
2. Nilai dan norma
3. Pranata (kumpulan norma)
4. Status dan peran
5. Pergerakan sosial budaya


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar