Tampilkan postingan dengan label Sistem Pengendalian Manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Pengendalian Manajemen. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 September 2011


MEMAHAMI STRATEGI

TUJUAN PERUSAHAAN
A.      Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba (laba jangka panjang)
ROI =  ((Pendapatan - Beban) : Pendapatan) x (pendapatan : investasi)
B.      Memaksimalkan nilai pemegang saham atau menaikkan harga pasar saham perusahaan
C.      Risiko meningkatkan profitabilitas sangat dipengaruhi oleh kemauan pihak manajemen untuk mengambil risiko
D.      Pendekatan banyak stakeholder sistem pengendalian manajemen harus mengidentifikasi tujuan-tujuan pemegang saham, konsumen, para pegawai, para pemasok dan masyarakat dan mengembangkan sistem penilaian untuk menilai kinerja mereka

KONSEP STRATEGI
Strategi mendiskripsikan arah umum yang akan dituju suatu organisasi untuk mencapai tujuannya. Perusahaan mengembangkan strateginya dengan mencocokkan kompetensi intinya dengan peluang industri. Strategi dapat ditemukan dalam dua tingkatan yaitu strategi untuk organisasi keseluruhan dan strategi untuk unit bisnis dalam organisasi, meski begitu tetap ada kebutuhan yang jelas untuk konsistensi di antara keduanya.

STRATEGI TINGKAT KORPORAT
Strategi korporat untuk menjawab pertanyaan di mana sebaiknya bersaing yang merupakan strategi unit bisnis. Analisis strategi tingkat korporat menghasilkan keputusan yang melibatkan bisnis yang akan ditambah, dipertahankan, dikurangi perhatiannya, atau didivestasi (dijual).
Klasifikasi perusahaan berdasarkan strategi tingkat korporat :
1.       Perusahaan dengan industri tunggal beroperasi dalam satu lini bisnis
2.       Perusahaan dengan diversifikasi yang berhubungan beroperasi dalam beberapa industri dan unit-unit bisnis tersebut memperoleh manfaat dari seperangkat kompetensi inti yang umum
3.       Perusahaan dengan bisnis yang tidak berhubungan dengan beroperasi dalam bisnis yang tidak saling berhubungan satu sama lain, hubungan antara unit-unit bisnis bersifat murni finansial dan mengacu pada hubungan sinergi operasi lintas unit bisnis

Kompetensi inti dan diversifikasi korporat
Kompetensi inti adalah kemampuan yang digunakan oleh perusahaan untuk mencapai kinerja yang lebih tinggi dan menambah nilai signifikan bagi pelanggan oleh karena itu pertumbuhan berbasis kompetensi dan diversifikasi mempunyai potensi untuk berhasil.

STRATEGI UNIT BISNIS
Strategi unit bisnis berkenaan dengan bagaimana menciptakan dan memelihara keunggulan kompetitif dalam masing-masing industri. Strategi unit bisnis bergantung pada :
1.       Misi unit bisnis  untuk mengembangkan misi ini digunakan model :
a.       Bangun yaitu menambah pangsa pasar bahkan dengan mengorbankan laba jangka pendek dan arus kas
b.      Pertahankan yaitu perlindungan pangsa pasar unit bisnis dan posisi persaingan
c.       Panen : memaksimalkan laba jangka pendek dan arus kas bahkan dengan mengorbankan pangsa pasar
d.      Divestasi yaitu suatu keputusan untuk mundur dari bisnis melalui proses likuidasi perlahan-lahan atau penjualan segera

2.       Keunggunlan kompetitif
a.       Analisis industri
struktur industri harus dianalisis terkait dengan kekuatan kolektif dari lima kekuatan
persaingan yaitu :
-          Intensitas persaingan di antara para pesaing yang ada
-          Daya tawar pelanggan
-          Daya tawar pemasok
-          Ancaman dari barang subtitusi
-          Ancaman pendatang baru yang masuk industri
Observasi yang dibuat sehubungan dengan analisis industri :
-          Semakin kuat lima kekuatan tersebut, semakin rendah kemungkinan profitabilitas industri tersebut
-          Masalah strategis kunci yang dihadapi oleh unit bisnis tersebut akan berbeda dengan industri lain
-          Memahami hakikat setiap kekuatan membantu perusahaan untuk merumuskan strategi yang efektif

b.      Keunggulan bersaing generik
Unit bisnis mempunyai dua cara generik untuk merespon terhadap kesempatan dalam lingkungan eksternal dan mengembangkan keunggulan kompetitif yang berkesinambungan yaitu :
-          Biaya rendah melalui pendekatan seperti skala ekonomis dalam produksi, dampak kurva belajar, pengendalian biaya yang ketat dan minimalisasi biaya
-          Diferensiasi yaitu menciptakan sesuatau yang dipandang oleh pelanggan sebagai sesuatu yang unit
-          Analisis rantai nilai untuk menentukan di bagian mana operasi peusahaan dari desain sampai distribusi nilai pelanggan dapat ditambah atau dikurangi serta membantu perusahaan untuk memahami sistem penyaluran nilai

SIFAT SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

SISTEM
Sistem merupakan suatu cara tertentu dan bersifat kontinyu untuk melaksanakan suatu atau sekelompok aktifitas

PENGENDALIAN
Elemen-elemen sistem pengendalian
1.       Pelacakak (detector) atau sensor yaitu suatu perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan
2.       Penilai (assesor) yaitu suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan cara membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya terjadi
3.       Effector  yaitu suatu perangkat yang mengubah perilaku jika assesor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan hal tersebut (umpan balik)
4.       Jaringan komunikasi yaitu perangkat yang meneruskan informasi antara detector  dan assesor serta assesor kepada effector



MANAJEMEN
Proses pengendalian manajemen adalah proses di mana manajer di seluruh tingkatan memastikan bahwa orang-orang yang mereka awasi mengimplementasikan strategi yang telah ditetapkan

PENGENDALIAN MANAJEMEN
Pengendalian manajemen merupakan proses dengan mana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Beberapa aspek proses pengendalian manajemen :
1.       Kegiatan pengendalian mananjemen yang meliputi :
a.       Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
b.      Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
c.       Mengomunikasikan informasi
d.      Mengevaluasi informasi
e.      Memutuskan tindakan apa yang seharusnya diambil
f.        Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka
2.       Keselarasan tujuan berarti tujuan seorang anggota organisasi seharusnya konsisten dengan tujuan organisasi
3.       Perangkat penerapan strategi
a.       Struktur organisasi menetapkan peranan, hubungan pelaporan dan pembagian tanggung jawab yang membentuk pengambilan keputusan dalam suatu organisasi
b.      Manajemen SDM merupakan seleksi, pelatihan, evaluasi, promosi, dan pemecatan karyawan guna mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan strategi organisasi
c.       Budaya mengacu pada sekelompok kepercayaan, sikap, dan norma umum yang secara eksplisit maupun implisit mengarahkan tindakan manajerial
4.       Tekanan finansial dan nonfinansial yang merupakan ukuran kinerja
Finansial : hasil-hasil moneter seperti laba bersih, pengembalian atas moda
Nonfinansial : mutu produk, pangsa pasar, kepuasan pelangggan, pengantaran tepat waktu dan semangat kerja karyawan
5.       Pengendalian interaktif mengundang perhatian manajemen pada pengembangan baik negatif maupun positif yang menunjukkan perlu adanya inisiatif strategis yang baru

 PERUMUSAN STRATEGI
Strategi menetapkan secara umum arah tujuan pergerakan organisasi yang diinginkan oleh manajemen. Kebutuhan untuk memformulasikan strategi biasanya muncul sebagai respon terhadap ancaman yang ditermima atau kesempatan.
Perbedaan formulasi strategi dan pengendalian manajemen :
-          Formulasi strategi adalah proses pengambilan keputusan strategi baru, pengendalian manajemen adlah proses implementasi strategi tersebut
-          Formulasi strategi tidak sistematis dan keputusan strategis dapat dibuat kapanpun
-          Analisis strategi melibatkan penilaian dan angka merupakan estimasi kasar, sedangkan proses pengendalian manajemen serangkaian langkah dalam urutan yang dapat dipredikiksikan sesuai dengan jadwal tetp, dan dengan dengan estimasi yang dapat diandalkan

PENGENDALIAN TUGAS adalah proses untuk memastikan bahwa tugas yang spesifik dilaksanakan secara efektif dan efisien. Berorientasi pada transaksi, bersifat ilmiah, dan sebagian besar informasi dalam sebuah organisasi merupakan informasi pengendalian tugas.
Perbedaan antara pengendalian tugas dan pengendalian manajemen :
-          Pengendalian tugas bersifat ilmiah sedangkan pengendalian manajemen tidak dapat disederhanakan menjadi suatu ilmu
-          Pengendalian tugas melibatkan interaksi seorang manajer dengan non manajer, sedangkan pengendalian manajemen merupakan interaksi antar manajer
-          Pengendalian tugas berfokus pada tugas spesifik yang dilakukan oleh unit-unit organisasional sedangkan pengendalian manajemen berfokus pada unit organisasional
-          Pengendalian tugas berhubungan dengan tugas-tugas tertentu, pengendalian manajemen berkaitan dengan aktivitas para menejer dalam memutuskan apa yang harus dilakukan dalam kendala strategis secara umum

DAMPAK INTERNET DALAM PENGENDALIAN MANAJEMEN
1.       Akses secara mudah dan cepat
2.       Komunikasi multi-target
3.       Komunikasi berbiaya rendah
4.       Kemampuan menampilkan citra tertentu
5.       Pergeseran kekuatan dan kendali kepada individu
Meski internet sangat meningkatkan pemrosesan informasi, namun elemen fundamental dari pengendalian manajemen berupa informasi apa yang dikumpulkan dan bagaimana menggunakannya pada dasarnya melibatkan perilaku karena itu tidak dapat digantikan hanya dengan pendekatan formula.